5 Penyebab Cacingan pada Manusia, Gejala Serta Cara Mengatasinya

5 Penyebab Cacingan pada Manusia, Gejala Serta Cara Mengatasinya

nikaniku.com – 5 Penyebab Cacingan pada Manusia, Gejala Serta Cara Mengatasinya. Tersedia beragam faktor yang jadi penyebab cacingan, keliru satunya adalah cacing kremi. Cacing ini merupakan tipe cacing yang hidup dan juga berkembang di usus besar lebih-lebih rektum manusia. Cacing kecil dan juga tipis dan berwarna putih ini biasanya disebabkan oleh bakteri, parasit sampai fungi. Penyebab cacingan juga berlangsung sebab pola hidup yang bukan sehat, dan juga lingkungan yang bukan terjaga bersama dengan baik.

Penyebab cacingan juga sanggup sebabkan timbulnya sebagian penyakit yang sanggup mengganggu kesegaran. Cacing kremi merupakan infeksi cacing di usus, yang umumnya kerap berjalan terhadap anak – anak. Cacing bersama dengan ukuran kira-kira ¼ sampai ½ inci ini mampu menimbulkan gejala berupa mual, muntah, sampai diare.

Akan tapi, penyebab cacingan bukan semata-mata berlangsung terhadap anak-anak, tapi orang dewasa juga dapat tertular penyakit cacingan, tetapi untuk cacing kremi lebih ringan untuk menyerang anak – anak. Cacing kremi bukan miliki gejala yang berat, cuman untuk lebih dari satu orang akan mengalami gatal terhadap dubur. Oleh gara-gara tersebut, pencerahan untuk mempertahankan lingkungan juga menerapkan pola hidup sehat jadi tidak benar satu upaya untuk terhindar berasal dari penyakit cacingan.

Infeksi Cacing Kremi

sebelum jelas lebih jauh berkenaan penyebab cacingan, harus dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud bersama penyakit cacingan. Penyakit cacingan adalah tidak benar satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing yang masuk ke didalam tubuh. Melansir berasal dari Mayo clinic, penyakit cacingan keliru satunya infeksi cacing kremi merupakan model infeksi cacing di usus yang paling generik berjalan di semua global. Bentuk cacing kremi yang tipis dan juga berwarna putih, miliki ukuran kurang lebih 1/4 hingga 1/2 inci atau lebih kurang 6 hingga 13 milimeter panjangnya.

Ketika seseorang yang terinfeksi cacing kremi tertidur, maka cacing kremi betina akan bertelur sebanyak ribuan di lipatan kulit kurang lebih anus. Kebanyakan orang yang terinfeksi cacing kremi bukan akan punyai gejala, tapi terhadap sebagian orang yang terinfeksi akan mengalami gatal-gatal terhadap dubur dan tidur gelisah.
Infeksi cacing kremi juga kerap berlangsung terhadap anak usia sekolah, bersama bentuk cacing mikroskopis yang gampang menyebar berasal dari anak ke anak. Perawatan untuk menghambat cacingan ini melibatkan obat-obatan berkaitan dengan mulut yang bisa membunuh cacing kremi yang berkembang biak.

Penyebab Cacingan

5 Penyebab Cacingan pada Manusia, Gejala Serta Cara Mengatasinya

adapun sebagian penyebab cacingan yang kudu untuk diketahui adalah:

– Melansir berasal dari Mayo Clinic, tidak benar satu penyebab cacingan yang berlangsung sebab cacing kremi adalah menelan atau menghirup telur cacing kremi secara bukan sengaja. Telur kecil atau mikroskopis juga bisa dibawa ke mulut lewat makanan, minuman, atau jari yang sudah terkontaminasi. Sehabis tertelan, telur menetas di usus dan matang jadi cacing dewasa di dalam sebagian minggu.

– Cacing kremi betina yang pindah ke tempat anus untuk bertelur, jadi tidak benar satu penyebab gatal terhadap anus. Ketika menggaruk daerah anus yang gatal, maka telur cacing kremi mampu menempel di jari Kamu dan berada di bawah kuku Kamu. Telur juga lantas dipindahkan ke permukaan lain, layaknya mainan, area tidur atau kursi toilet. Telur juga mampu berpindah berasal dari jari yang terkontaminasi ke makanan, cairan, sandang atau orang lain.

– Penyebab cacingan juga sanggup berjalan ketika kala berlangsung tanpa mengenakan alas kaki di tanah yang mempunyai kandungan cacing.

– Bersama dengan mengkonsumsi daging mentah atau setengah matang, layaknya babi atau ikan air tawar, jadi tidak benar satu penyebab cacingan.

– Penyebab cacingan juga mampu berlangsung, ketika terinfeksi cacing berasal dari fauna peliharaan, tetapi faktor penyebab layaknya ini terlampau sporadis berjalan.

Gejala, Faktor Risiko dan Komplikasi

1. Gejala cacingan yang wajib untuk diketahui adalah

– Gatal yang berjalan terhadap tempat kurang lebih anus atau vagina
– Mengalami tidak bisa tidur, lekas marah, gertakan gigi dan juga mengalami kegelisahan
– Terkadang mengalami sakit perut dan mual
– Cacing kremi seringkali bukan menimbulkan gejala.

2. Faktor risiko infeksi cacing kremi

Infeksi cacing kremi umumnya berlangsung terhadap anak usia 5 hingga 10 year. cacing kremi ini bisa menyebar bersama dengan gampang ke anggota keluarga, pengasuh, atau anak lain di sekolah. Tapi infeksi cacing kremi sporadis berlangsung terhadap anak-anak di bawah usia 2 th. Selagi singgah ke daerah yang lebih ramai, maka akan lebih berisiko tinggi terkena infeksi cacing kremi.

3. Komplikasi

Infeksi cacing kremi memang bukan sebabkan penyakit atau persoalan kebugaran yang serius. Di dalam kondisi yang sporadis berjalan, infestasi parasit yang berat sanggup mengakibatkan infeksi terhadap alat kelamin wanita. Parasit mampu jalankan perjalanan berasal dari tempat anus ke vagina ke rahim, saluran tuba sampai kira-kira organ panggul dan membawa dampak persoalan layaknya peradangan terhadap vagina (Vaginitis) dan peradangan terhadap lapisan di dalam rahim (Endometritis).

Cara Pencegahan

melansir berasal dari Health A to Z, cara menahan penyakit cacingan adalah

– Jangan makan buah dan sayuran mentah di tempat berisiko tinggi
– Jangan berlangsung tanpa alas kaki di daerah berisiko tinggi
– Jangan makan daging babi, sapi, atau ikan air tawar mentah atau setengah matang

Dilansir berasal dari Mayo Clinic, telur cacing kremi mampu menempel di permukaan, terhitung mainan, keran, daerah tidur, dan dudukan toilet, selama dua minggu. Oleh gara-gara tersebut, cara menghindar infeksi cacing kremi adalah

– Cuci di pagi hari, sebab cacing kremi mampu bertelur di malam hari.
– Mencuci tempat anus di pagi hari bisa kurangi jumlah telur cacing kremi di tubuh Kamu.
– Ganti sandang didalam untuk menopang menghilangkan telur.
– Cuci bersama air panas seprai, piyama, sandang didalam, sampai waslap, dan handuk untuk menolong membunuh telur cacing kremi.
– Hindari menggaruk daerah anus.
– Cuci tangan supaya kurangi risiko terkena atau menyebarkan infeksi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.